#
Logo Pengadilan Agama Pariaman

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Agama Pariaman

Jl. Syekh Burhanuddin No. 106 Karan Aur Kec. Pariaman Tengah Kota Pariaman, Sumatera Barat, 25514. Telephone:0751-91900, Fax:0751-91405

Email : pa.pariaman@pta-padang.go.id

SIPPPustaka OnlineJDIHSIWAS


Logo Artikel

KODE ETIK PP DAN JSP

Kode Etik Panitera dan Jurusita

Kode etik Panitera dan Jurusita diatur dalam Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor: 122/KMA/SK/VII/2013 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Panitera dan Jurusita tanggal 25 Juli 2013. Prinsip-prinsip dasar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Panitera dan Jurusita diimplementasikan ke dalam aturan sebagai berikut:

1. SIKAP PANITERA DAN JURUSITA DALAM MELAKSANAKAN TUGAS

  • -      Panitera dan Jurusita wajib melayani masyarakat pencari keadilan dengan pelayanan yang prima yaitu dengan sopan, teliti, dan sungguh-sungguh serta tidak membeda-bedakan berdasarkan status sosial, golongan dan menjaga serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat pencari keadilan.
  • -      Panitera wajib menjaga kewibawaan dalam persidangan.
  • -      Panitera dan Jurusita dalam menjalankan tugasnya wajib bersikap sopan dan santun serta tidak melakukan perbuatan tercela.
  • -     Panitera dan Jurusita dilarang memberikan kesan memihak kepada salah satu pihak yang berperkara atau kuasanya termasuk Penuntut Umum dan saksi sehingga seolah-olah berada dalam posisi istimewa.
  • -     Panitera dilarang membocorkan hasil musyawarah/konsep putusan kepada siapapun.
  • -     Jurusita dilarang mewakilkan kepada siapapun penyampaian relaas panggilan maupun pemberitahuan.

2. SIKAP PANITERA DAN JURU SITA DALAM PERSIDANGAN

  • -     Panitera wajib berpakaian rapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan duduk dengan sopan dalam mengikuti sidang pemeriksaan perkara.
  • -     Panitera wajib adil dan tidak membeda-bedakan para pihak dalam memanggil ke dalam ruang persidangan.
  • -     Panitera dilarang mengaktifkan handphone/telepon selular selama persidangan berlangsung. (jo. Pasal 3 ayat (2).
  • -     Panitera dilarang mengantuk/tidur selama persidangan berlangsung. (jo. Pasal 3 ayat 2).

3. SIKAP PANITERA DAN JURU SITA DILUAR PERSIDANGAN

  • -     Panitera dan Jurusita dilarang menjadi penasehat hukum baik langsung atau tidak langsung kecuali diatur dalam Undang-Undang. (jo. Pasal 36 UU No. 49 Tahun 2009).

    -     Panitera dan Jurusita dilarang menjadi penghubung dan membehkan akses antara pihak berperkara atau kuasanya dengan Pimpinan Pengadilan atau Majelis Hakim.

  • -     Panitera dilarang membawa berkas perkara ke luar kantor kecuali atas izin Ketua Pengadilan/Ketua Majelis.

    -      Panitera dan Jurusita dilarang memasuki tempat perjudian, tempat minuman yang memabukkan dan tempat prostitusi kecuali dalam melaksanakan tugas.

4. SIKAP PANITERA DAN JURUSITA DALAM KEDINASAN

  • -      Panitera dan Jurusita wajib mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat daripada kepentingan pribadi atau golongan.
  •   Panitera dan Jurusita wajib mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta memegang teguh rahasia negara dan rahasia jabatan sesuai dengan sumpah jabatannya.
  • -    Panitera sebagai Pimpinan Kepaniteraan Pengadilan, didalam menjalankan tugasnya wajib memiliki kepribadian     terpuji, bijaksana, berilmu, sabar, tegas, disiplin, penuh pengabdian, dan rela berkorban demi peiaksanaan tugas.
  • -    Demi terpeliharanya kemantapan dan kelancaran peiaksanaan tugas serta untuk menegakkan citra yang baik dalam tugas pelayanan, Panitera dan Jurusita wajib mentaati dan meningkatkan 3 (tiga) tertib yaitu: a. tertib administrasi, b. tertib perkantoran, c. tertib jam kerja.

5. SIKAP TERHADAP SESAMA

  • -    Panitera dan Jurusita wajib memelihara dan memupuk hubungan kerjasama yang baik antara sesama pejabat kepaniteraan dan pejabat peradilan lainnya.
  •   Panitera dan Jurusita wajib memiliki rasa setia kawan, tenggang rasa dan saling menghargai antara sesama pejabat peradilan.
  • -    Panitera dan Jurusita wajib memelihara, membina kesatuan dan persatuan sesama aparat peradilan, berjiwa kesatria dan bertanggung jawab.

6. SIKAP TERHADAP BAWAHAN

  • -     Panitera wajib memiliki sifat kepemimpinan, memberikan keteladanan dengan lugas dan dilandasi oleh sikap kekeluargaan.
  •    Panitera wajib membina/membimbing bawahan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan.

7. SIKAP TERHADAP PANITERA DAN JURUSITA DI LUAR KEDINASAN

  • -      Panitera dan Jurusita wajib menjaga kerukunan, keharmonisan dan keutuhan rumah tangga.
  •   Panitera dan Jurusita wajib memiliki rasa tanggung jawab terhadap keluarga.

 

Alhamdulillah... Pengadilan Agama Pariaman telah meraih Juara II tingkat Nasional dalam Lomba Dekorum Ruang Sidang dan K3 Dilingkungan Peradilan Agama Tahun 2020.=== Dalam rangka pecegahan virus Covid 19, Pelayanan Pada PTSP Pengadilan Agama Pariaman dibuka dari Jam 08.00 Wib sampai jam 12.00 Wib.===

Sistem Informasi Penelusuran Perkara

SIPPAplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.

Lebih Lanjut

Pencarian Dokumen Putusan di Direktori Putusan Mahkamah Agung

DirPutPencarian cepat Dokumen Putusan di Database Direktori Putusan Mahkamah Agung Agung Republik Indonesia

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi

DJIHPencarian cepat peraturan dan kebijakan dalam Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Mahkamah Agung Republik Indonesia

 


Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas