#
Logo Pengadilan Agama Pariaman

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Agama Pariaman

Jl. Syekh Burhanuddin No. 106 Karan Aur Kec. Pariaman Tengah Kota Pariaman, Sumatera Barat, 25514. Telephone:0751-91900, Fax:0751-91405

Email : pa.pariaman@pta-padang.go.id

Logo Artikel

712 SENGKETA HADANAH BERHASIL DAMAI DI PA PARIAMAN

Arsip Berita

SENGKETA HADANAH BERHASIL DAMAI DI PA.PARIAMAN

Sengketa Hadanah dalam perkara Cerai Gugat nomor 575/Pdt.G/2021/PA.Prm yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 21 Juni 2021 melalui persidangan majelis hakim telah gagal mendamaikan kedua belah pihak berpekara lalu dilanjutkan dengan proses mediasi, Alhamdulillah untuk gugat cerai tetap berlanjut sedangkan akibat cerai mengenai pemeliharaan dan pengasuhan anak berhasil didamaikan karna dengan munculnya kesepakatan damai sebagian. Mediasi tersebut  di dampingi mediator hakim Dr. Dra . Hj. Lelita Dewi ., S.H.,M.Hum yang dilaksanakan di ruang mediasi pengadilan agama pariaman.

Lebih lanjut mediator menyampaikan sebelum adanya kesepakatan damai antara kedua belah pihak yang mana pihak tergugat tidak mau atau keberatan bercerai dan jika terjadi perceraian menuntut pemeliharaan anak untuk berada di dalam pemeliharaan tergugat sebagai bapak kandung  dengan alasan karna penggugat sebagai ibu kandung suka menghambat atau tidak memberikan akses untuk bertemu dengan  anak saat terjadinya perpisahan. Pada mediasi yang dipercayai kepada mediator yang juga beliau adalah ketua PA. Pariaman dapat mencarikan solusi menengahi kepentingan para pihak baik penggugat dan tergugat untuk tujuan kepentingan terbaik anak dimana munculnya antara kedua belah pihak untuk bersepakat dalam pengasuhan dan pemeliharaan anak melalui mediasi akibat cerai  sehingga munculnya keberhasilan mediasi sebagian akibat perceraian.

Dalam pasal kesepakatan damai tersebut kedua belah pihak menyetujui bahwa keberadaan anak berada dalam asuhan pihak penggugat sebagai ibu kandung dengan ketentuan tanpa mengurangi atau menghalangi hak bapak sebagai terguagat untuk berkunjung dan bertemu anak dan menentukan masa depan anak sebagai layak nya sebagai bapak sesuai dengak hak-hak anak, juga dalam pasal kesepakatan tersebut dibicarakan juga tentang kewajiban bapak dalam pembebanan nafkah anak sesuai kebutuhan anakdan pendfifikan nya untuk setiap bulan nya sampai anak dewasa dan mandiri.

Disampaikan mediator bahwa kesepakatan damai ini adalah hukum bagi kedua belah pihak wajib dipatuhi karna kedua pihak terikat dengan kesepakatan damai tersebut. Mediasi ditutup dengan kedua belah pihak bersalaman yang didampingi mediator.


Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas